Terbaru

Mana Jodohku?

Mana Jodohku?
Mana Jodohku?


Assalamu'alaikum Wr.Wb. Ustadzah saya sudah menjalankan syariah Islam yaitu tidak berpacaran namun rupanya sampai saat ini saya belum mendapatkan jodoh, sementara usia saya hampir kepala empat. Apakah ini sudah takdir dari Allah? Apa yang harus saya lakukan? -085229374xxx-

  Wa'alaikumsalam Wr. Wb. Ukhti yang salihah, saya salut dengan keistiqomahan ukhti untuk tetap menjaga diri dari pergaulan bebas. Di zaman seperti sekarang godaan itu sangat besar. Yakinlah, tidak ada yang mubazir penantian yang sudah ukhti lakukan dengan tetap menjaga diri. Semua pasti ada balasannya

   Namun menanti jodoh bukan berarti kita pasif, hanya diam menunggu. Kita juga harus berusaha maksimal dari berbagai sisi agar memudahkan kita bertemu jodoh. Apa saja sisi itu? Berikut beberapa saran saya:

 Pertama, terimalah kondisi sekarang. Ikhlaskan. Yakinlah bahwa kondisi ini adalah kondisi terbaik. Karena ukhti bisa melakukan banyak hal yang mungkin sulit dilakukan jika ukhti sudah menikah. Husnudzon saja. Ingatlah hal baik yang bisa ukhti lakukan selama ini dan syukurilah itu.

  Kedua, teruslah mengisi waktu sambil menanti datangnya jodoh dengan kebaikan-kebaikan. Berbuat baik kepada orang tua, kepada sanak saudara, kepada lingkungan sekitar dan kepada masyarakat secara umum. Nikmati kegiatan-kegiatan itu sambil terus meningkatkan ilmu.

  Ketiga, sambil berkarya lihatlah kondisi ukhti sekarang ini. Mohon maaf, lihatlah apakah ada yang perlu dilakukan agar kondisi fisik lebih baik? Postur tubuh ideal, berat badan dan tinggi badan ideal. Bila belum maka lakukan usaha agar badan lebih sehat dan seimbang. Lihatlah wajah dan badan, apakah sudah dirawat dengan baik dan teratur? Bila belum, lakukan usaha perawatan diri. Merawat wajah sehingga terlihat bersih. Dengan penampilan yang lebih baik insya Allah ukhti semakin percaya diri.

  Keempat, perluaslah komunikasi dan silaturahmi. Semakin banyak relasi insya Allah menjadikan jaringan komunikasi lebih luas. Artinya semakin banyak peluang dan kesempatan untuk bertemu jodoh. Mintalah tolong kepada beberapa saudara, teman atau kerabat yang bisa dipercaya untuk menitipkan biodata diri.

  Kelima, setelah usaha maksimal yang dilakukan, maka lanjutkan dengan memperbanyak ibadah dan berdoa. Bila berdoa, detailkan doa ukhti. Jelas dan rinci agar semakin memantapkan hati dalam memohon. Perbanyak ibadah sunah. Insya Allah dengan banyak ibadah hati menjadi tenang. Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat. < Farida Nur'Aini, S.Sos - Konsultan Keluarga >

0 Response to "Mana Jodohku?"